DP2KBP2PA Lambar Gelar Pembinaan Terpadu Kampung Keluarga Berkualitas 2025

LAMPUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) menggelar kegiatan pembinaan terpadu kampung keluarga berkualitas tahun 2025 di Aula Pakuwon Bappeda Lampung Barat, Rabu 29 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Kepala DP2KBP2PA Lampung Barat, Budi Kurniawan, S.IP.M.M., menyebut jika Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga telah menjelaskan bahwa penduduk harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan, yang dilakukan secara terencana disegala bidang.

“Salah satunya melalui pembentukan, pengembangan dan intensifikasi kampung keluarga berkualitas atau yang biasa disebut dengan istilah kampung KB,” ujarnya.

Budi juga menerangkan jika eksistensi kampung KB tidak terlepas dari ketersediaan rumah data kependudukan dan informasi keluarga yang disingkat ‘Rumah Dataku’ sebagai kelompok kegiatan masyarakat yang berfungsi sebagai pusat dan informasi kependudukan di tingkat mikro.

“Rumah dataku harus menyediakan data dan informasi kependudukan yang selalu di mutahirkan oleh pengurus dan kader yang terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan data yang valid dan terkini dalam rangka menyusun isu prioritas berdasarkan hasil analisis data,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Budi Kurniawan juga menjelaskan jika sejak dicanangkan pada tahun 2016 silam, Kabupaten Lampung Barat telah memiliki 136 kampung KB dan rumah dataku yang lokasinya tersebar di 15 kecamatan. “Dengan hasil evaluasi capaian Program Bangga Kencana tahun 2025 menunjukan bahwa baru 16.9 persen atau 23 pekon yang memiliki kampung keluarga berkualitas dengan klasifikasi mandiri dan berkelanjutan ditambah rumah data kependudukan klasifikasi paripurna,” jelasnya.

Menurut Budi, pembinaan terpadu kampung keluarga berkualitas ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkualitas serta meningkatkan klasifikasi kampung keluarga berkualitas dan rumah data kependudukan di Kabupaten Lampung Barat.

“Melalui berbagai upaya seperti peningkatan partisipasi aktif anggota kelompok kerja dan kelompok kegiatan, memperkuat kemitraan dengan tokoh formal dan informal serta proaktif melaksanakan dan melaporkan kegiatan secara rutin di website kampung KB dengan rumah dataku sebagai pusat data mikro untuk mendukung perencanaan dan intervensi pembangunan yang tepat sasaran,” tutupnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *