Mata Pena Lampung , Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan dunia perguruan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Nasional Pendidikan bertajuk “Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan” yang diselenggarakan di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (4/7/2026).
Seminar yang merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat dengan Program Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Lampung (Unila) itu diikuti 340 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, serta insan pendidikan. Sebanyak 257 peserta mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan 83 peserta bergabung secara daring.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat, Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., Koordinator Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Dr. Handoko, S.T., M.Pd., jajaran perangkat daerah, kepala sekolah dan guru dari 15 kecamatan di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada FKIP Universitas Lampung atas terjalinnya kerja sama yang dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Menurut Parosil, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan fondasi penting dalam mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas.
“Seminar seperti ini bukan hanya menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan,” ujar Parosil.
Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan di Kabupaten Lampung Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 36 persen dari APBD Kabupaten Lampung Barat.
Menurutnya, anggaran tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari pemberian beasiswa bagi peserta didik, penyediaan seragam sekolah gratis, hingga berbagai program peningkatan kualitas pendidikan lainnya.
“Semua ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” katanya.
Parosil berharap seminar nasional tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner serta guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi, sehingga mampu menjadi penggerak lahirnya generasi emas dan pemimpin masa depan.
Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., menegaskan bahwa pemimpin masa depan tidak lahir secara instan, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di lingkungan sekolah.
“Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui proses pembelajaran di sekolah. Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, guru memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta jiwa kepemimpinan.
Seminar nasional tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I. Berbagai materi yang disampaikan mengangkat tema kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul di masa depan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan FKIP Universitas Lampung menandatangani komitmen bersama yang ditandatangani langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd. Penandatanganan tersebut menjadi simbol penguatan sinergi kedua belah pihak dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Lampung Barat.(Red)
