Mata Pena Lampung (Lampung Barat) – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meninjau langsung Sekolah Kopi yang berada di Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Parosil menekankan pentingnya inovasi, pelayanan prima, serta perawatan fasilitas agar Sekolah Kopi semakin berkembang sebagai destinasi wisata edukasi sekaligus etalase kopi robusta unggulan Lampung Barat.
Menurut Parosil, Sekolah Kopi bukan sekadar tempat belajar tentang kopi, tetapi telah menjadi ikon daerah yang memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kualitas kopi robusta Lampung Barat kepada masyarakat luas.
“Sekolah Kopi ini merupakan kebanggaan Kabupaten Lampung Barat. Tempat ini bukan hanya menjadi sarana belajar tentang kopi, tetapi juga menjadi wajah daerah dalam memperkenalkan kualitas kopi robusta kita. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga, dikembangkan, dan dibuat semakin menarik agar lebih banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Parosil.
Dalam peninjauan tersebut, Parosil didampingi sejumlah kepala perangkat daerah. Ia mengecek berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari laboratorium kopi, ruang kelas pembelajaran budidaya, green grading, hingga praktik penyeduhan (brewing).
Tak hanya itu, Bupati juga meninjau kedai kopi, gazebo, cottage, area camping ground, aula pertemuan, taman bermain anak, mushola, toilet, hingga area parkir.
Dari hasil peninjauan, Parosil meminta seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat secara optimal sehingga tetap nyaman, bersih, dan layak digunakan pengunjung.
Ia juga menginstruksikan Dinas Perkebunan bersama perangkat daerah terkait untuk terus menghadirkan berbagai inovasi agar Sekolah Kopi memiliki daya tarik yang semakin kuat.
“Saya meminta Dinas Perkebunan bersama OPD terkait terus berinovasi. Hadirkan program-program menarik, kegiatan edukasi yang kreatif, hingga event yang mampu mendatangkan lebih banyak pengunjung ke Sekolah Kopi,” tegasnya.
Menurut Parosil, fasilitas yang sudah tersedia tidak boleh hanya dipertahankan, tetapi harus terus dikembangkan agar mampu meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Selain itu, Parosil berpesan kepada seluruh karyawan Sekolah Kopi agar selalu mengutamakan keramahan, kebersihan lingkungan, serta menjaga seluruh fasilitas dengan penuh tanggung jawab.
“Jagalah fasilitas yang sudah dibangun ini seperti milik sendiri. Pastikan kebersihan selalu terjaga, rawat setiap fasilitas dengan baik, dan berikan pelayanan yang ramah, cepat, serta profesional. Jika pengunjung merasa nyaman dan puas, mereka akan kembali lagi bahkan mengajak orang lain datang ke Lampung Barat,” pesannya.
Parosil menegaskan, keberhasilan Sekolah Kopi tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan maupun lengkapnya fasilitas, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan kemampuan menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung.
Melalui peningkatan pelayanan, perawatan fasilitas, kebersihan lingkungan, serta inovasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimistis Sekolah Kopi akan semakin berkembang sebagai destinasi wisata edukasi, pusat promosi kopi robusta unggulan, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata daerah.
