Mata Pena Lampung/, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat koordinasi lintas instansi guna mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) Triwulan II Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (21/07/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Drs. Nukman, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat.
Dalam arahannya, Parosil menegaskan bahwa Rakor POP bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi capaian pembangunan, mengukur realisasi serapan anggaran, serta memastikan target pendapatan daerah berjalan sesuai rencana.
“Rakor ini menjadi momentum untuk melihat progres pembangunan, mengevaluasi serapan anggaran, sekaligus memastikan kemampuan pemerintah daerah dalam mencapai target pendapatan,” ujar Parosil.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa rapat koordinasi harus menjadi wadah memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menghapus ego sektoral yang dapat menghambat efektivitas pemerintahan.
“Melalui rapat koordinasi kita dapat menilai kinerja, menghilangkan ego sektoral di setiap perangkat daerah, sekaligus meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Parosil mengingatkan bahwa pembangunan bukanlah tanggung jawab satu OPD semata, melainkan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang bergerak dalam satu sistem pemerintahan.
“Tidak ada satu OPD yang mampu bekerja sendiri. Sistem yang akan bekerja. Karena itu, koordinasi menjadi kunci agar setiap langkah pembangunan berjalan selaras dan saling mendukung,” jelasnya.
Menurutnya, apabila seluruh perangkat daerah mampu bekerja sesuai sistem, menjalankan arahan pimpinan, serta saling bersinergi, maka berbagai target pembangunan akan lebih mudah dicapai.
“Jika koordinasi berjalan baik, semua mengikuti sistem dan arahan pimpinan, insyaallah target pembangunan yang telah ditetapkan dapat kita wujudkan bersama,” lanjutnya.
Selain itu, Parosil mengingatkan agar penyerapan anggaran tidak hanya berorientasi pada besarnya realisasi, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program-program yang berkualitas, efektif, dan tepat sasaran.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah segera mengidentifikasi berbagai hambatan pelaksanaan kegiatan, mempercepat penyelesaiannya, tidak menunda program yang telah siap dilaksanakan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga disiplin dalam pengelolaan anggaran.
Bupati juga menegaskan bahwa seluruh OPD harus berkontribusi aktif terhadap pencapaian target RPJMD, terutama dalam percepatan penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, serta pemenuhan mandatory spending di bidang infrastruktur.
Menutup arahannya, Parosil mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadikan Rakor POP Triwulan II Tahun 2026 sebagai titik awal memperkuat kolaborasi pada semester kedua tahun ini.
“Mari kita bangun semangat bergerak cepat, bekerja tepat, dan bertanggung jawab. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, karena hanya dengan sinergi seluruh perangkat daerah kita mampu mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Barat,” tutup Parosil.
